Semesta Meminta Takdir
Semesta Meminta Takdir
Hai,
Baimana kabarmu?
Sebuah pertanyaan klasik
yang masih membutuhkan jawaban..
Kabarku tentu baik-baik
saja,
Setelah perpisahan kala itu…
Jangan tanya tentangku,
Seribu rencana telah aku tuliskan ditakdirku,
Jika Tuhan mengizinkan…
Jangan tanya pula tentang luka dahulu,
Kini membekas entah ia akan tetap basah,
Atau akan mengering dengan berjalannya waktu…
Aku menyesal,
Jika waktu bisa diputar
seribu tahun lagi,
Aku akan tetap memilihmu
sebagai seseorang yang mendewasakanku
Aku beruntung kala itu
YA?
Berkatmu, akua ada dititik
ini…
Gembira atas takdir yang
Tuhan izinkan untukku..
Meraih hal yang tak aku
bayangkan sebelumnya…
Mari mengganggap,
Bahwa pertengkaran kita yang
lalu adalah sebuah jalan
Dan takdir adalah milik kita
terpisah..
Hai,
Baimana kabarmu.
Hanya sebuah pertanyaan
dengan tanda titik.
Komentar
Posting Komentar